Info Penting Seputar Diabetes dan Cara Cek Gula Darah

Mengetahui bagaimana cara cek gula darah sangatlah penting. Karena satu-satunya cara untuk memastikan apakah anda menderita penyakit diabetes melitus atau tidak adalah dengan melihat berapa kadar gula darah anda.

Memang benar bahwa penyakit diabetes melitus biasanya memicu berbagai macam gejala. Namun demikian, cukup banyak orang yang tidak merasakan gejala apapun meskipun mereka sudah menderita penyakit DM.

Gejala baru mulai dirasakan ketika penyakit diabetes melitus mulai bertambah parah. Oleh karena itu, sebelum anda terlambat menyadari bahwa anda sudah menderita penyakit diabetes melitus, sebaiknya lakukan pemeriksaan kadar gula dalam darah anda.

Bagi anda yang belum mengetahui mengenai bagaimana cara cek gula dalam darah, anda bisa mempelajarinya di artikel ini.

Berapa Kadar Gula Darah Normal Pada Umumnya?

Sebelum membahas mengenai bagaimana cara pemeriksaan gula dalam darah, ada baiknya anda mengetahui terlebih dahulu mengenai berapa kadar gula darah normal pada umumnya.

Pemeriksaan kadar gula darah biasa dilakukan sebanyak 2 kali yaitu setelah anda berpuasa selama 8 jam dan selang 2 jam setelah anda makan.

Kadar gula darah normal setelah berpuasa selama 8 jam pada umumnya adalah 70 sampai 110 ml/dl. Sedangkan kadar gula darah selang 2 jam setelah makan yang normal adalah di bawah 200 ml/dl.

Jika kadar gula darah melebihi batasan angka kadar gula darah normal tersebut, maka seseorang sudah dapat dikatakan menderita penyakit diabetes melitus.

Apa yang Menyebabkan Kadar Gula di Dalam Darah Meningkat?

Mungkin ada beberapa dari anda yang masih belum jelas mengenai apa yang membuat kadar gula di dalam darah bisa meningkat dan menyebabkan anda menderita penyakit diabetes melitus.

Peningkatan kadar gula di dalam darah bisa saja terjadi karena adanya masalah pada hormon insulin. Hormon insulin adalah hormon yang berfungsi membawa glukosa yang ada di dalam darah untuk disalurkan ke seluruh sel yang ada di dalam tubuh, cara menyembuhkan penyakit diabetes secara alami pun menjadi pilihan.

Glukosa yang ada di dalam darah seharusnya diproses dan dirubah menjadi energi. Namun bila tidak ada hormon insulin yang dapat menyalurkan seluruh glukosa ke sel-sel di dalam tubuh, maka glukosa hanya akan menumpuk di dalam darah.

Jika hal tersebut berlangsung secara terus menerus tanpa diatasi, maka cepat atau lambat kadar gula darah akan terus meningkat dan memicu munculnya penyakit diabetes melitus.

Karena itulah, melakukan cek gula darah sangat penting. Karena hal tersebut membuat anda dapat melakukan tindakan secepat mungkin ketika kadar gula di dalam darah meningkat.

Hormon insulin sendiri diproduksi oleh sel beta pankreas. Setidaknya ada 3 macam masalah yang membuat hormon insulin tidak dapat lagi menyalurkan glukosa di dalam darah ke seluruh sel yang ada di dalam tubuh. Berikut adalah 3 macam masalah yang bisa membuat hormon insulin tidak dapat berfungsi seperti semestinya:

  • Beta pankreas masih memproduksi hormon insulin, namun jumlahnya tidak memadai untuk menyalurkan seluruh glukosa yang ada di dalam darah.
  • Beta pankreas mengalami kerusakan sehingga tidak dapat lagi memproduksi hormon insulin.
  • Beta pankreas memproduksi hormon insulin sesuai dengan jumlah yang dibutuhkan. Namun sel-sel di dalam tubuh mengalami masalah resistensi insulin sehingga glukosa tidak dapat disalurkan dengan baik.

Seberapa Berbahaya Memiliki Masalah Kadar Gula Tinggi di Dalam Darah?

Mengetahui cara pemeriksaan gula dalam darah amat sangat penting. Karena jika sampai anda tidak mengetahui kadar gula di dalam darah anda meningkat, maka anda bisa mengalami berbagai macam masalah serius.

Ketika anda tidak sering melakukan cek gula darah, kemungkinan besar anda akan terlambat mengatasi berbagai macam masalah serius akibat kadar gula darah tinggi.

Kadar gula darah yang terlalu tinggi tidak hanya dapat memicu penyakit diabetes melitus saja. Peningkatan kadar gula darah yang terlalu tinggi yang terus dibiarkan juga akan menyebabkan kerusakan pada beberapa organ penting di dalam tubuh.

Ketika ada beberapa organ penting di dalam tubuh yang mulai mengalami kerusakan, maka anda bisa saja mengalami komplikasi penyakit seperti:

  • Penyakit jantung
  • Penyakit stroke
  • Gangguan penglihatan sampai kehilangan penglihatan
  • Rusaknya beberapa saraf penting di dalam tubuh
  • Gagal ginjal

Selain itu, orang yang memiliki kadar gula darah terlalu tinggi juga berpotensi besar untuk mengalami pembusukan akibat luka kecil. Jika sampai hal ini terjadi, maka solusi satu-satunya adalah membuang bagian tubuh yang mengalami pembusukan dengan melakukan amputasi.

Bagaimana Cara Cek Gula Darah yang Benar?

Sebenarnya, melakukan cek gula darah tidak membutuhkan waktu yang lama. Cara cek gula dalam darah juga sebenarnya sangatlah sederhana. Anda bisa melakukan pengecekan kadar gula darah sendiri maupun melakukan pengecekan di laboratorium.

Jika anda memang tidak yakin mampu melakukan cek gula darah sendiri, maka kami sarankan anda untuk melakukannya di laboratorium. Memang cara pemeriksaan gula dalam darah di laboratorium adalah cara yang paling umum digunakan.

Namun bagi anda yang mungkin tidak sempat melakukan pengecekan kadar gula darah di laboratorium, anda bisa melakukan pengecekan gula darah sendiri dengan menggunakan beberapa macam alat.

Berikut adalah 2 macam alat cek gula darah yang dapat anda gunakan untuk mengetahui berapa kadar gula darah anda:

  • Alat strip

Alat strip pengukur gula darah adalah alat yang menunjukkan kadar gula darah tinggi atau normal menggunakan visualisasi warna. Untuk menggunakannya, anda hanya perlu menusuk jari dengan jarum yang sudah disterilkan lebih dahulu.

Kemudian tempelkan darah yang ada di jari di alat strip. Ingat jangan sampai jari menyentuh alat strip. Pastikan hanya darah saja yang menempel di alat strip. Tunggulah beberapa saat untuk melihat perubahan warna di alat strip dan gunakan tabel warna untuk menentukan apakah kadar gula darah anda normal atau tinggi.

  • Alat pengukur darah digital

Alat strip memang tidak dapat menunjukkan kadar gula darah dalam bentuk angka. Bagi anda yang ingin melihat berapa besar kadar gula darah dalam satuan angka, maka anda bisa menggunakan alat pengukur darah digital.

Cara pemeriksaan gula dalam darah menggunakan alat pengukur digital ini hampir sama awalnya dengan menggunakan alat strip. Anda perlu menusuk jari dengan jarum yang sudah disterilkan lalu tempelkan darah pada strip yang disediakan.

Selanjutnya ikuti instruksi yang tertulis di buku manual penggunaan alat digital tersebut. Karena setiap alat digital memiliki cara penggunaan yang berbeda-beda.

Apakah Melakukan Cek Gula Darah Sangatlah Penting?

Melakukan cek gula darah memang sangatlah penting terutama bagi anda yang sudah dinyatakan menderita penyakit diabetes melitus.

Namun demikian, berapa sering anda harus melakukan pengecekan kadar gula darah tergantung pada seberapa berat penyakit diabetes melitus yang anda derita.

Jika anda adalah penderita diabetes melitus yang memiliki ketergantungan dengan suntikan insulin, maka dokter biasanya menyarankan anda untuk melakukan cek gula darah sebanyak 2 hingga 4 kali dalam sehari.

Sedangkan anda penderita diabetes melitus yang tidak memiliki ketergantungan dengan suntikan insulin, anda biasanya disarankan untuk minimal melakukan pengecekan kadar gula darah sebanyak 2 kali dalam seminggu.

Dengan melakukan pengecekan kadar gula darah secara berkala, maka anda bisa mencegah berbagai macam masalah terutama bagi anda yang sudah menderita penyakit diabetes melitus.

Leave A Comment...

*