Air Kencing Dikerubuti Semut, Apakah Itu Tanda-Tanda Sakit Kencing Manis?

Ada banyak tanda-tanda sakit kencing manis yang perlu diwaspadai jika anda tidak ingin terlambat mengatasi penyakit diabetes melitus. Salah satu contoh pertanda bahwa anda menderita penyakit diabetes melitus adalah air kencing dikerubuti semut.

Memang benar jika sampai air kencing anda dikerubuti semut, kemungkinan besar anda menderita penyakit diabetes melitus. Namun mungkin sebagian besar dari anda masih bertanya-tanya apa yang membuat air kencing bisa dikerubuti semut. Bila anda masih penasaran, cari tau jawabannya di artikel ini.

Mengapa Air Kencing Bisa Dikerubuti Semut?

Orang yang menderita penyakit diabetes melitus memang air kencingnya akan sering dikerubuti semut. Apa yang membuat air kencing tersebut dikerubuti semut? Air kencing seorang penderita diabetes melitus memang memiliki kadar glukosa yang cukup tinggi. Itulah mengapa semut akan mengerubutinya.

Lalu apa yang membuat air kencing penderita DM tersebut memiliki kadar glukosa yang tinggi? Ketika kadar gula dalam darah terlalu tinggi, maka darah akan mengental. Jika hal ini tidak diatasi, maka organ-organ penting di dalam tubuh akan mengalami kerusakan permanen.

Itulah mengapa, mekanisme tubuh secara otomatis akan menarik cairan yang ada di dalam tubuh untuk membantu mengencerkan darah kembali. Semua cairan yang digunakan untuk mengencerkan darah tersebut akan dibuang melalui ginjal.

Cairan yang dibuang melalui ginjal tersebut memiliki kadar glukosa yang cukup tinggi. Karena itu, tidak heran jika air kencing penderita diabetes melitus sangat sering dikerubuti oleh semut. Namun meskipun demikian, sebenarnya hal tersebut masih tidak bisa dikategorikan sebagai salah satu tanda-tanda sakit kencing manis di dunia medis.

Metode Medis Untuk Menentukan Apakah Anda Menderita DM atau Tidak

Di dalam dunia medis, orang dinyatakan menderita penyakit diabetes melitus atau tidak bukan dengan cara melihat apakah air kencingnya dikerubuti semut atau tidak. Cara yang digunakan di dunia medis adalah dengan melakukan pemeriksaan kadar gula dalam darah.

Pemeriksaan kadar gula darah dilakukan dalam 2 tahap yaitu setelah berpuasa selama 8 jam dan 2 jam sesudah makan. Jika pemeriksaan tersebut menunjukkan kadar gula darah anda melebihi batas normal, maka anda dinyatakan berpotensi besar untuk menderita penyakit diabetes melitus.

Leave A Comment...

*