Apakah Pradiabetes dan Apakah Hal Tersebut Membahayakan Kesehatan?

Pradiabetes merupakan kondisi awal seseorang yang berpotensi menderita penyakit diabetes melitus. Lalu apa perbedaan antara penderita penyakit diabetes melitus dengan mereka yang dinyatakan sebagai pradiabetes?

Orang-orang yang baru dinyatakan sebagai pradiabetes tidaklah sama dengan mereka yang sudah dinyatakan menderita penyakit diabetes melitus. Karena seseorang yang dinyatakan sebagai pradiabetes memiliki kadar glukosa yang lebih dari ambang batas kadar glukosa normal.

Namun demikian, jika dilihat dari peningkatan kadar glukosanya masih belum bisa dikatakan sebagai penderita penyakit diabetes melitus. Bila dijelaskan secara singkat, pradiabetes adalah satu kondisi dimana seseorang sudah mengalami peningkatan kadar glukosa namun belum cukup tinggi untuk dinyatakan sebagai penderita DM.

Mereka yang sudah dinyatakan sebagai pradiabetes sebaiknya mulai berhati-hati. Karena 11% dari orang-orang yang dinyatakan sebagai pradiabetes dalam kurun waktu 3 hingga 10 tahun kerap menjadi penderita diabetes melitus tipe 2.

Akan tetapi, anda jangan merasa cemas. Karena sebenarnya, pradiabetes masih bisa dicegah untuk berkembang menjadi penyakit diabetes melitus. Bila anda ingin mengetahui bagaimana cara mencegahnya dengan obat untuk gula darah kering, anda bisa mempelajarinya di sini beserta berbagai macam resiko dari kondisi pradiabetes tersebut.

Besarnya Resiko Dibalik Pradiabetes

Anda yang saat ini sudah dinyatakan mengalami pradiabetes sebaiknya tidak lagi hidup secara asal-asalan. Mulailah kontrol pola makan anda. Karena pradiabetes juga menyimpan berbagai macam resiko berbahaya.

Ketika seseorang mengalami kondisi pradiabetes dalam jangka waktu yang cukup lama, maka umumnya mereka sangat beresiko untuk mengalami beberapa macam masalah dan penyakit seperti:

  • Bermasalahnya sirkulasi dan juga pembuluh darah di dalam tubuh.

Meskipun kadar glukosa di dalam darah belum begitu tinggi untuk bisa dinyatakan sebagai penderita diabetes melitus, namun pradiabetes tetap beresiko untuk mengalami kerusakan pada sistem sirkulasi darah.

Pembuluh darah adalah hal yang paling sering mengalami kerusakan akibat tingginya kadar gula darah. Ketika pembuluh darah sering dialiri darah yang mengandung glukosa yang cukup tinggi, maka dinding pembuluh darah akan mengalami penipisan.

Ketika dinding pembuluh darah semakin menipis, lama kelamaan akan memicu penumpukan lemak. Penumpukan lemak di dalam pembuluh darah akan menyebabkan penyempitan pembuluh darah.

  • Resiko untuk mengalami serangan jantung.

Dikarenakan tingginya resiko seorang pradiabetes untuk mengalami masalah penyempitan pembuluh darah, maka hal tersebut juga dapat memicu serangan jantung.

Oleh sebab itu, sebaiknya mulai dari sekarang anda yang sudah dinyatakan sebagai pradiabetes mulai berhati-hati dengan semua resiko tersebut. karena sebenarnya, pradiabetes juga memiliki resiko yang hampir sama besarnya seperti penderita diabetes melitus.

Solusi Untuk Mencegah Agar Pradiabetes Tidak Berkembang Menjadi Penyakit DM Tipe 2

Jika tidak diatasi dengan benar, maka pradiabetes bisa saja berkembang menjadi penyakit diabetes melitus tipe 2 yang jauh lebih berbahaya. Namun sebenarnya masih ada kesempatan yang cukup besar untuk mencegah masalah tersebut berkembang semakin parah.

Bagi anda yang tidak ingin menderita penyakit diabetes melitus khususnya diabetes melitus tipe 2 karena pradiabetes, maka mulailah rutin menjalankan beberapa hal berikut ini:

  • Kontrol pola makan anda

Pastikan untuk mulai mengontrol pola makan anda dari sekarang. Karena mengontrol pola makan adalah cara paling mudah dan efektif untuk menurunkan kadar glukosa di dalam darah.

  • Lakukan olahraga secara rutin

Melakukan olahraga secara rutin tidak hanya baik untuk mengontrol kadar glukosa di dalam darah saja. Namun hal tersebut juga dapat mengurangi penumpukan lemak di dalam tubuh.

Leave A Comment...

*